OFFRE LISEUSES

Une liseuse achetée = une housse offerte* jusqu'au 21 juin

Fajar Para Pencuri. CERITA-CERITA HOROR DALAM BAHASA INDONESIA - BREDEVOORT VAN DEN BERG, #3

Par : Bredevoort van den Berg
Offrir maintenant
Ou planifier dans votre panier
Disponible dans votre compte client Decitre ou Furet du Nord dès validation de votre commande. Le format ePub est :
  • Compatible avec une lecture sur My Vivlio (smartphone, tablette, ordinateur)
  • Compatible avec une lecture sur liseuses Vivlio
  • Pour les liseuses autres que Vivlio, vous devez utiliser le logiciel Adobe Digital Edition. Non compatible avec la lecture sur les liseuses Kindle, Remarkable et Sony
Logo Vivlio, qui est-ce ?

Notre partenaire de plateforme de lecture numérique où vous retrouverez l'ensemble de vos ebooks gratuitement

Pour en savoir plus sur nos ebooks, consultez notre aide en ligne ici
C'est si simple ! Lisez votre ebook avec l'app Vivlio sur votre tablette, mobile ou ordinateur :
Google PlayApp Store
  • FormatePub
  • ISBN8232956394
  • EAN9798232956394
  • Date de parution07/12/2025
  • Protection num.pas de protection
  • Infos supplémentairesepub
  • ÉditeurDraft2Digital

Résumé

FAJAR PENCURI - CERITA HOROR DALAM BAHASA INDONESIA - HORROR STORY IN INDONESIAN - BREDEVOORT VAN DEN BERGDi jantung gersang dataran tinggi, Afrika Selatan, Willem Strydom hidup dalam pembuangan. Seorang ahli gembok, kemampuannya bukan sekadar membuka kunci biasa, melainkan membaca tanda-tanda di batas tipis yang memisahkan dunia kita dari sesuatu yang menggeliat di baliknya. Ketika hantu dari masa lalunya datang, Willem terpaksa membentuk tim retak untuk satu pekerjaan terakhir yang mustahil: membobol brankas Aurora.
Brankas ini bukan sekadar penyimpanan harta. Ia adalah entitas hidup yang bernapas, sebuah konstruksi psikis dalam subgenre horor kosmik yang menjaga mata uang paling berbahaya: ingatan dan hasrat manusia. Apa yang dimulai sebagai misi pencurian berisiko tinggi berubah menjadi horor psikologis dan survival horror yang perlahan meruntuhkan kewarasan. Saat tim menyusuri arsitektur organik dan berdenyut brankas itu, mereka diburu oleh sistem pertahanan yang menyerang bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa.
Ini adalah cerita heist yang berubah menjadi mimpi buruk horor metafisik, dengan elemen fiksi spekulatif gelap dan ketegangan psikologis yang intens. Paranoia menjadi satu-satunya teman setia, dan bayang-bayang di dalam mulai mencerminkan pengkhianat di antara mereka. Untuk penggemar horor visioner, horor kosmik, dan fiksi ilmiah gelap, cerita ini mengeksplorasi kesadaran sebagai ruang yang dapat dijarah.
Ini adalah eksplorasi mendalam tentang rasa bersalah, identitas, ingatan, dan batas tipis antara manusia dan sesuatu yang lebih tua dari kemanusiaan. "Udara tidak beraroma. Ia memiliki tekstur: debu halus dan keringat dari mimpi-mimpi yang membusuk. Itu adalah napas dataran tinggi, dan Willem Strydom membawa ke dalam paru-parunya berbagai penyakit. Dia berdiri di beranda tanah pertaniannya yang reyot, tangan-tangannya-tangan penggali kubur, tangan pembedah-terkepal erat di pagar besi.
Logam itu hangat, tetapi panasnya bukan berasal dari matahari. Ia merembes dari dalam baja itu sendiri, demam lambat dan tidak wajar. Di hadapannya terbentang pegunungan, bukan seperti memar, tetapi seperti bangkai raksasa di bawah selimut ungu. Awan yang mengumpul di atasnya tidak penuh dengan hujan. Ia sarat dengan kesunyian. Kesunyian yang pekat, lembab, yang menghasilkan suara. Di dalam rumah, kesunyian itu lebih parah.
Itu bukan ketiadaan suara. Itu adalah kehadiran sesuatu yang seharusnya sudah lama mati, namun masih bernapas. Itu adalah perasaan ada seseorang di belakang bahumu, meski kau tahu ruangan itu kosong."