SOLDES

Jusqu'à -70% sur une sélection d'articles*

DARI WARKOP KE COFFEE SHOP Catatan Gen Z Tentang Hidup, Budaya, dan Pencarian Diri di Aceh. Gen Z Series

Par : Qaishar Kamaruzzaman
Offrir maintenant
Ou planifier dans votre panier
Disponible dans votre compte client Decitre ou Furet du Nord dès validation de votre commande. Le format ePub est :
  • Compatible avec une lecture sur My Vivlio (smartphone, tablette, ordinateur)
  • Compatible avec une lecture sur liseuses Vivlio
  • Pour les liseuses autres que Vivlio, vous devez utiliser le logiciel Adobe Digital Edition. Non compatible avec la lecture sur les liseuses Kindle, Remarkable et Sony
Logo Vivlio, qui est-ce ?

Notre partenaire de plateforme de lecture numérique où vous retrouverez l'ensemble de vos ebooks gratuitement

Pour en savoir plus sur nos ebooks, consultez notre aide en ligne ici
C'est si simple ! Lisez votre ebook avec l'app Vivlio sur votre tablette, mobile ou ordinateur :
Google PlayApp Store
  • FormatePub
  • ISBN8232368364
  • EAN9798232368364
  • Date de parution03/11/2025
  • Protection num.pas de protection
  • Infos supplémentairesepub
  • ÉditeurDraft2Digital

Résumé

Dari Warkop ke Coffee ShopCatatan Gen Z Tentang Hidup, Budaya, dan Pencarian Diri di AcehKarya: Qaishar KamaruzzamanApa yang berubah ketika generasi muda meninggalkan warkop di pinggir jalan dan berpindah ke coffee shop modern dengan WiFi dan playlist lo-fi?Bagi Qaishar Kamaruzzaman, perubahan itu bukan sekadar soal tempat, tapi tentang cara kita memahami hidup, budaya, dan diri sendiri. Melalui tulisan-tulisan reflektif dan jujur, Qaishar mengajak pembaca melihat kembali dunia anak muda Aceh yang sedang tumbuh di tengah globalisasi: tentang pertemanan, kebiasaan ngopi, musik, sekolah, dan cara mereka mencari makna "rumah" dalam kehidupan yang terus berubah.
Buku ini bukan nostalgia. Ia adalah cermin - tentang bagaimana tradisi dan modernitas bisa duduk satu meja dan berbagi cerita."Mungkin kita semua sedang belajar: bukan untuk memilih antara warkop dan coffee shop, tapi menemukan tempat di mana kita bisa benar-benar menjadi diri sendiri."