Setiap orang pasti pernah disakiti-baik lewat kata-kata tajam yang menusuk hati, sikap acuh tak acuh yang meremukkan harga diri, atau tindakan nyata yang merusak kepercayaan. Rasanya tidak ada satu pun manusia yang benar-benar kebal dari pengalaman dilukai. Kadang oleh orang asing yang tak kita kenal, seringkali malah oleh orang-orang terdekat yang kita sayangi. Dalam kumpulan cerita pendek ini, kamu akan bertemu dengan tokoh-tokoh yang mungkin tidak sempurna, tidak suci, bahkan jauh dari kata "rohani." Mereka bisa jadi tokoh fiktif, tapi pengalaman mereka mungkin terasa sangat nyata.
Mereka adalah orang-orang yang sempat ingin membalas, yang sempat menyimpan luka, yang sempat bertanya, "Mengapa aku yang harus mengalah?"
Setiap orang pasti pernah disakiti-baik lewat kata-kata tajam yang menusuk hati, sikap acuh tak acuh yang meremukkan harga diri, atau tindakan nyata yang merusak kepercayaan. Rasanya tidak ada satu pun manusia yang benar-benar kebal dari pengalaman dilukai. Kadang oleh orang asing yang tak kita kenal, seringkali malah oleh orang-orang terdekat yang kita sayangi. Dalam kumpulan cerita pendek ini, kamu akan bertemu dengan tokoh-tokoh yang mungkin tidak sempurna, tidak suci, bahkan jauh dari kata "rohani." Mereka bisa jadi tokoh fiktif, tapi pengalaman mereka mungkin terasa sangat nyata.
Mereka adalah orang-orang yang sempat ingin membalas, yang sempat menyimpan luka, yang sempat bertanya, "Mengapa aku yang harus mengalah?"