OFFRE LISEUSES

Une liseuse achetée = une housse offerte* jusqu'au 21 juin

Suluh Damar. Opera Pantun, #2

Par : El Lazuardi
Offrir maintenant
Ou planifier dans votre panier
Disponible dans votre compte client Decitre ou Furet du Nord dès validation de votre commande. Le format ePub est :
  • Compatible avec une lecture sur My Vivlio (smartphone, tablette, ordinateur)
  • Compatible avec une lecture sur liseuses Vivlio
  • Pour les liseuses autres que Vivlio, vous devez utiliser le logiciel Adobe Digital Edition. Non compatible avec la lecture sur les liseuses Kindle, Remarkable et Sony
Logo Vivlio, qui est-ce ?

Notre partenaire de plateforme de lecture numérique où vous retrouverez l'ensemble de vos ebooks gratuitement

Pour en savoir plus sur nos ebooks, consultez notre aide en ligne ici
C'est si simple ! Lisez votre ebook avec l'app Vivlio sur votre tablette, mobile ou ordinateur :
Google PlayApp Store
  • FormatePub
  • ISBN8224296842
  • EAN9798224296842
  • Date de parution03/05/2024
  • Protection num.pas de protection
  • Infos supplémentairesepub
  • ÉditeurDraft2Digital

Résumé

Pantun merupakan satu karya sastra klasik yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa ini. Kehadiran pantun tak hanya sebagai sebuah karya sastra, tapi juga menjadi media komunikasi antar manusia. Salah satunya dengan menjadikan pantun sebagai media penyampaian nasihat-nasihat. Ada kesan tersendiri ketika nasihat-nasihat itu disampaikan dengan berpantun. Yakni kita tak hanya mendapatkan wejangan berupa nasihat-nasihat itu sendiri, tapi kita juga sekaligus akan terhibur dengan untaian kata-kata dan kalimat indah yang menjadi ciri khas sebuah pantun.
Kesan seperti ini dicoba dilukiskan penulis dengan mempersembahkan buku berjudul SULUH DAMAR ini. Selain itu, penulis juga ingin menghadirkan kembali budaya memberikan nasihat dengan pantun yang sering dilakukan para orang tua zaman dulu. Pesan-pesan nasihat tersebut kemudian dijabarkan penulis dalam rangkaian 5 - 7 bait pantun yang disusun secara sistematis sesuai topik yang dibicarakan. Metode ini dilakukan penulis untuk memberi kesan agar nasihat-nasihat yang disampaikan terasa lebih bermakna.
Meskipun bertajuk nasihat, buku ini sejatinya membahas topik-topik ringan yang terkait dengan keseharian kita sehingga buku ini bisa dinikmati oleh siapa saja dan bagus untuk dijadikan sebagai bacaan di berbagai kesempatan.