SOLDES

Jusqu'à -70% sur une sélection d'articles*

Pulau Neraka: Budak Kecil yang Menyimpan Rahasia Paling Gelap 1. Pulau Neraka: Budak Kecil yang Menyimpan Rahasia Paling Gelap, #1

Par : Astral Warden
Offrir maintenant
Ou planifier dans votre panier
Disponible dans votre compte client Decitre ou Furet du Nord dès validation de votre commande. Le format ePub est :
  • Compatible avec une lecture sur My Vivlio (smartphone, tablette, ordinateur)
  • Compatible avec une lecture sur liseuses Vivlio
  • Pour les liseuses autres que Vivlio, vous devez utiliser le logiciel Adobe Digital Edition. Non compatible avec la lecture sur les liseuses Kindle, Remarkable et Sony
Logo Vivlio, qui est-ce ?

Notre partenaire de plateforme de lecture numérique où vous retrouverez l'ensemble de vos ebooks gratuitement

Pour en savoir plus sur nos ebooks, consultez notre aide en ligne ici
C'est si simple ! Lisez votre ebook avec l'app Vivlio sur votre tablette, mobile ou ordinateur :
Google PlayApp Store
  • FormatePub
  • ISBN8235630123
  • EAN9798235630123
  • Date de parution02/05/2026
  • Protection num.pas de protection
  • Infos supplémentairesepub
  • ÉditeurIoakim Ioakim

Résumé

Di dunia di mana sihir hanya milik kaum bangsawan berdarah murni dan alkimia pernah menjadi harapan rakyat biasa, jiwa mahasiswa Falion terbangun dalam tubuh budak cilik bernama Ethan, dua belas tahun, yang dibawa ke Pulau Neraka. Di sana, alkimis agung Darragh membuat golem perang untuk Kekaisaran Lans menggunakan sumber daya langka dan nyawa manusia. Dengan kecerdasan ilmuwan dari kehidupan sebelumnya, Falion cepat membaca situasi: jumlah pelayan yang menghilang setiap bulan sama persis dengan jumlah golem daging yang dikirim ke kekaisaran.
Untuk bertahan, ia merawat tanaman sihir langka, mendapatkan akses ke perpustakaan Menara Alkimia, dan menukar keahlian memasaknya kepada ksatria langit Hadrian demi latihan tempur yang brutal. Setelah menguasai energi Dou Qi dan naik menjadi kepala pelayan, Falion tak bisa lagi berpura-pura tidak tahu. Malam itu, sendirian di kegelapan, ia menyelinap menuju lembah terlarang untuk membuktikan kebenaran yang sudah ia duga.