SOLDES

Jusqu'à -70% sur une sélection d'articles*

Jangan Panggil Namanya di Malam Hari

Par : Saiful Nuha Nuh
Offrir maintenant
Ou planifier dans votre panier
Disponible dans votre compte client Decitre ou Furet du Nord dès validation de votre commande. Le format ePub est :
  • Compatible avec une lecture sur My Vivlio (smartphone, tablette, ordinateur)
  • Compatible avec une lecture sur liseuses Vivlio
  • Pour les liseuses autres que Vivlio, vous devez utiliser le logiciel Adobe Digital Edition. Non compatible avec la lecture sur les liseuses Kindle, Remarkable et Sony
Logo Vivlio, qui est-ce ?

Notre partenaire de plateforme de lecture numérique où vous retrouverez l'ensemble de vos ebooks gratuitement

Pour en savoir plus sur nos ebooks, consultez notre aide en ligne ici
C'est si simple ! Lisez votre ebook avec l'app Vivlio sur votre tablette, mobile ou ordinateur :
Google PlayApp Store
  • FormatePub
  • ISBN8232741747
  • EAN9798232741747
  • Date de parution19/11/2025
  • Protection num.pas de protection
  • Infos supplémentairesepub
  • ÉditeurDraft2Digital

Résumé

Melarikan diri dari kehancuran finansial di kota, Rahayu membawa kedua anaknya, Anisa dan Aan, ke sebuah desa terpencil yang dikepung hutan jati. Mereka berharap menemukan tempat persembunyian yang aman di sebuah rumah tua warisan keluarga Pak Badri. Namun, mereka tidak menyadari bahwa kesunyian di desa itu bukanlah kedamaian, melainkan sebuah penantian. Ketika tekanan hidup membuat Rahayu melakukan satu kesalahan fatal-mengunci putra bungsunya di luar rumah saat senja-Aan menghilang tanpa jejak.
Desa itu berbisik tentang legenda Marni, sosok ibu yang kehilangan akal dan kini bersemayam di pohon beringin tua, menanti anak-anak yang terlupakan. Aan akhirnya kembali, namun kepulangannya membawa teror baru yang jauh lebih mengerikan. Anisa menyadari ada yang salah dengan adiknya. Tatapan mata yang kosong, kulit yang sedingin mayat, dan ingatan yang dimanipulasi. Bocah yang duduk di meja makan itu bukanlah Aan, melainkan sebuah cangkang kosong yang diisi oleh dendam masa lalu.