Setiap malam jam di meja Inspektur James Locker menunjukkan angka yang sama. Pukul tiga dini hari. Tak pernah sekitar pukul tiga. Selalu tepat. Sembilan bulan setelah tunangannya menghilang bersama tabungan mereka, Jamesditunjuk memimpin tim pembunuhan Sydney Pusat. Kasus pertamanya tidak masukakal: istri seorang gembong narkoba ditembak di kamarnya sendiri, sistemkeamanan termahal di kota itu dilumpuhkan tanpa meninggalkan satu detik punrekaman.
Seminggu kemudian, korban kedua. Lalu yang ketiga. Pembunuhnya tidak meninggalkan sidik jari. Ia meninggalkan pesan, ditulisdengan darah, di cermin kamar mandi James sendiri. Semakin dalam James menggali, semakin sulit ia mengelak dari satu kenyataan:pembunuh ini tidak sedang bersembunyi darinya. Pembunuh ini sedang menunggu. Sebuah thriller psikologis dari Sydney tentang obsesi, penyangkalan, dan sebuahjawaban yang jauh lebih dekat daripada yang berani dibayangkan siapa pun.
Setiap malam jam di meja Inspektur James Locker menunjukkan angka yang sama. Pukul tiga dini hari. Tak pernah sekitar pukul tiga. Selalu tepat. Sembilan bulan setelah tunangannya menghilang bersama tabungan mereka, Jamesditunjuk memimpin tim pembunuhan Sydney Pusat. Kasus pertamanya tidak masukakal: istri seorang gembong narkoba ditembak di kamarnya sendiri, sistemkeamanan termahal di kota itu dilumpuhkan tanpa meninggalkan satu detik punrekaman.
Seminggu kemudian, korban kedua. Lalu yang ketiga. Pembunuhnya tidak meninggalkan sidik jari. Ia meninggalkan pesan, ditulisdengan darah, di cermin kamar mandi James sendiri. Semakin dalam James menggali, semakin sulit ia mengelak dari satu kenyataan:pembunuh ini tidak sedang bersembunyi darinya. Pembunuh ini sedang menunggu. Sebuah thriller psikologis dari Sydney tentang obsesi, penyangkalan, dan sebuahjawaban yang jauh lebih dekat daripada yang berani dibayangkan siapa pun.